Friday, 22 March 2019

TUTORIAL LENGKAP MEMBANGUN WEB SERVER DI VPS LINUX UBUNTU SERVER MICROSOFT AZURE

Hallo guys pada artikel kali ini saya akan memberikan tutorial bagaimana cara Membangun Web Server di VPS Linux Ubuntu, terkait dengan postingan saya yang sebelumnya tetang Cara Mendapatkan VPS Linux Gratis 1 Tahun, rugi dong kalo kita punya VPS tapi tidak di gunakan untuk apa apa. 

Apa itu Web Server?
Server atau Web server adalah sebuah software yang memberikan layanan berbasis data dan berfungsi menerima permintaan dari HTTP atau HTTPS pada klien yang dikenal dan biasanya kita kenal dengan nama web browser (Mozilla Firefox, Google Chrome) dan untuk mengirimkan kembali yang hasilnya dalam bentuk beberapa halaman web dan pada umumnya akan berbentuk dokumen HTML.


Untuk membuat web server dibutuhkan beberapa aplikasi yang biasa disingkat menjadi LAMP, LAMP adalah kependekan dari Linux, Apache, MySQL, PHP. Tutorial ini menunjukkan bagaimana kamu dapat menginstal server web Apache di server Ubuntu dengan dukungan PHP 7 (mod_php) dan MySQL / MariaDB dan bagaimana men-setup sertifikat SSL dengan Let's encrypt. Selain itu, saya akan menginstal PHPMyAdmin agar administrasi MySQL lebih mudah. Penyiapan LAMP adalah basis yang tepat untuk sistem CMS populer seperti Joomla, Wordpress atau Drupal.


Dalam tutorial ini, saya akan menggunakan hostname webserver dengan alamat IP 137.135.111.91 yang saya dapatkan dari VPS Microsoft azure, setelan ini mungkin berbeda dengan teman-teman, jadi sesuaikan saja dengan IP yang sudah didapatkan


Saya merekomendasikan untuk menggunakan setup server minimal Ubuntu sebagai dasar untuk tutorial, yang bisa berupa gambar server virtual atau root dengan instalasi minimal 16.04 Ubuntu dari perusahaan web hosting. Saya menjalankan semua langkah dalam tutorial ini dengan hak istimewa root, jadi pastikan kamu masuk sebagai root.

 
Installasi MySQL Server di VPS

Saat ini ada dua sistem database MySQL yang banyak digunakan, server MySQL klasik yang dikembangkan oleh Oracle dan tersedia di versi 5.7 sekarang dan garpu MySQL bernama MariaDB yang dikembangkan oleh pengembang asli MySQL Monty Widenius. Dalam hal ini kita akan menggunakan versi MySQL 5.7, dan berikut ulasannya, pertama jalankan terlebih dahulu command seperti dibawah ini, untuk hak akses penuh atau root:

Langkah 1 : Remote Server VPS Kamu Terlebih Dahulu
  
Sebelumnya untuk mempermudah penginstallan paket-paket yang akan kita install alangkah lebih baiknya kita remote terlebih dahulu servernya karena untuk mempermudah ketika meng-Copy atau Paste command untuk meRemote server disini saya menggunakan aplikasi Putty dan dibawah ini tampilan server sudah di remote: 

Baca juga: 5 Aplikasi SSH Client Untuk Sistem Operasi Windows

  
Selanjutnya ubah hak akses root agar ketika menginstall paket kita tidak perlu lagi memasukkan password, ketikan sudo su dan ketikan password kamu.



Untuk menginstal MySQL 5.7, jalankan perintah apt-get -y install mysql-server mysql-client.


Selanjutnya kita akan mengecek status dari service MySQL yang sudah kita install tadi apakah sudah aktif atau belum, jika seperti dibawah maka sudah dipastikan service sudah aktif, dan command untuk melihat status atau mengaktifkan, memulai ulang, atau memberhentikan service adalah sebagai berikut: service mysql status dan service [mysql] [start|restart|stop|status]


selanjutnya adalah untuk memastikan dan demi keamanan kita akan menghapus beberapa pengaturan dan database sementara dengan mengeksekusi command seperti berikut: mysql_secure_installation
Pada bagian ini masukkan password telebih dulu untuk melakukan pengaturan pada sistem MySQL.


 Kemudian ketikan ulang password kamu.


Kemudian ketik Y untuk melanjutkannya.


Pada bagian ini jika kamu ingin menghapus anonymous user ketikan Y.


Selanjutnya ketikan Y untuk melarang root login menggunakan remote.

 Ketikan Y untuk menghapus database test.


Pada bagian ini kita ditanya apakah ingin me-Reload hak akses table istimewa, tekan Y untuk menyetujui.


Installasi MySQL Database Telah Selesai.


Untuk mengetes apakah sudah bisa diakses, ketikan command berikut  mysql -u root -p dan masukan passworod yang telah kamu buat sebelumnya, jika sukses tampilannya akan seperti dibawah ini.


Langkah 2: Installasi Apache2 di VPS

Apache 2 sudah tersedia sebagai paket Ubuntu, oleh karena itu kita bisa langsung menginstalnya tanpa perlu mendownloadnya, ketikan command berikut untuk menginsytalya, apt-get -y install apache2.

 
Installasi apache2 telah selesai untuk melihat halaman default dari apache2 kamu buka browser dan pada alamat  URL isika dengan IP VPS kamu.


Akar dokumen apache default vhost adalah / var / www / html di Ubuntu dan file konfigurasi utama adalah /etc/apache2/apache2.conf. Sistem konfigurasi didokumentasikan secara lengkap di /usr/share/doc/apache2/README.Debian.gz.
            
Catatan: Jika kamu membuat web server menggunakan vps dari microsoft azure mungkin ketika kamu mengetikan IP address vps di URL, browser tidak akan meload itu dikarenakan port 80 belum terbuka, untuk membukanya silakan klik link disini,  dan klik try it.

Jika Cloud Shell telah terbuka, kamu pastekan command az vm open-port --port 80 --resource-group myResourceGroup --name myVM isikan MyResourceGroup dengan nama grup yang telah kamu buat dan myVM dengan nama VM yang telah kamu buat sebelumnya.


Jika sudah, coba kamu load Url IP address VPS kamu.

Langkah 3: Installasi PHP 7 
Ikuti langkah-langkah installasi PHP 7 dan modul Apache PHP sebagai berikut:  
Ketikan command apt-get -y install php7.0 libapache2-mod-php7.0


Catatan: Jika pada saat penginstalan module php terdapat eror E:Unable coba kamu pastekan command berikut sudo add-apt-repository ppa:ondrej/php jika sudah kemudian pastekan command install php yang sebelumnya.

 Kemudian restart Apache2: dengan command systemctl status apache2


Uji PHP module dan dapatkan detail tentang instalasi PHP Kamu
Akar dokumen dari situs web default adalah / var / www / html. Sekarang kita akan membuat file PHP kecil (info.php) di direktori itu dan mengaksesnya di browser. File akan menampilkan banyak detail berguna tentang instalasi PHP kita, seperti versi PHP yang terinstal. Ketik command nano /var/www/html/info.php


Jika sudah terbuka editor nano nya kemudian masukkan code dibawah ini:
<?php
phpinfo();
?>


Jika sudah kemudian tekan tombol kombinasi CTRL+X kemudian tekan tombol Y, dan tekan Enter untuk menyimpan sekaligus keluar dari editor nano.


Rubah hak akses file php.info agar bisa memanggil file itu di browser, ketikan command chown www-data:www-data /var/www/html/info.php


Sekarang kita bisa memanggil file info.php di browser isikan IP Vps kamu xxx.xxx.xxx.xxx/info.php (misalnya http://137.135.111.91/info.php)


Baca jugaCara Membuat Website di VPS Linux

Langkah 4: Install MySQLdi PHP 

Untuk mendapatkan dukungan MySQL di PHP, kita bisa menginstal paket php7.0-mysql. Sebaiknya pasang beberapa modul PHP lainnya dan kamu memerlukannya untuk aplikasi kamu. Ketikan command  apt-cache search php7.0


Pilih yang kita butuhkan dan pasang modul seperti dibawah ini:
apt-get -y install php7.0-mysql php7.0-curl php7.0-gd php7.0-intl php-pear php-imagick php7.0-imap php7.0-mcrypt php-memcache php7.0-pspell php7.0-recode php7.0-sqlite3 php7.0-tidy php7.0-xmlrpc php7.0-xsl php7.0-mbstring php-gettext 


Sekarang restart Apache2 dengan menggunakan command systemctl restart apache2



PHP 7 sekarang memiliki dukungan dari MySQL.

Langkah 5: Instal cache PHP Opcache + APCu untuk mempercepat PHP
PHP 7 mengapalkan dengan built-in opcode cacher untuk caching dan mengoptimalkan kode antara PHP, ia memiliki nama 'opcache' dan tersedia di paket php7.0-opcache. Sangat disarankan agar Opcache terinstal untuk mempercepat halaman PHP Anda. Selain opcache, kita akan menginstal APCu yang merupakan pembungkus kompatibilitas untuk opcache untuk menyediakan fungsi cache APC, sistem caching yang sering digunakan di versi PHP 5.x dan banyak sistem CMS masih menggunakannya. 

Untuk menginstallnya ketikan command apt-get -y install php7.0-opcache php-apcu



Sekarang restart Apache2 dengan command systemctl restart apache2 
 

Kemudian muat ulang URL info.php disana kamu akan menemukan banyak modul baru yang telah terinstall. 


Langkah 6: Memasang phpMyAdmin untk Mengelola Database MySQL 

phpMyAdmin adalah antarmuka web yang bisa digunakan untuk mengelola database MySQL kamu, untuk menginstallnya ketikan command apt-get -y install phpmyadmin
Catatan: Apt installer akan mengajukan beberapa pertanyaan sekarang, salah satunya adalah memilih jenis server web. Kesalahan umum adalah bahwa jenis server web hanya disorot namun tidak dipilih. Untuk memilih item dalam menu apt kamu harus menekan panel spasi pada keyboard setelah kamu menavigasi ke item tersebut dengan tombol tab atau kursor.

Pada bagian ini kita pilih service Apache2 untuk webservernya.


Pada tahap ini kita dimintai persetujuan untuk mengkonfigurasi database, dalam hal ini adalah mengatur password tekan Yes untuk menyetujuinya.

  
Masukkan Password yang sama dengan Password pada saat menginstall MySQL sebelumnya, jika beda maka ketika akan memasuki phpMyAdmin versi website tidak akan bisa masuk kedalam program.


Masukan ulang password.


Kemudian coba akses php my admin dengan mengetikan alamat IP VPS di tambahkan /phpmyadmin (misalnya:http://137.135.111.91/phpmyadmin/)  dan berikut tampilannya.


Untuk Username: root dan Password: [password-ketika-installasi-mysql] 


Oke misi kita telah selesai untuk membuat web server, di artikel berikutnya saya akan menjelaskan cara menginstall CMS Wordpress pada VPS, thanks guys!!

No comments:
Write comments